Apabila hidupmu hanya mampu
berteriak dalam sunyi dan menangis dalam mimpi
Apa lagi yang dapat menjadi jawaban?
Dunia seakan mati
Ruang yang hampa tak akan bergema
Musik yang mengalun tak akan berirama
Mencaci yang bisu ditelan ombak
Rasa yang emas kini berkerak
Dunia tak lagi berseri
Bila ada kau seekor yang sudi hisap darahku,
hisaplah sampai titik terhabisnya.
Aku ikhlaskan seluruhnya kepadamu.
Karna aku ini adalah yang sudah lelah menopang
ribuan kata dalam benak
yang tak berkesempatan diucapkan.
Bila ada kau seorang yang sudi dan berkenan,
hunuslah aku dengan belati tajam
seperti domba pada makan malam.
Aku ikhlaskan seluruhnya kepadamu.
Karna dengan begitulah aku habis waktu
atas rindu yang patah arang,
atas cinta yang dicampakkan,
atas dinding dari perbedaan keyakinan.
berteriak dalam sunyi dan menangis dalam mimpi
Apa lagi yang dapat menjadi jawaban?
Dunia seakan mati
Ruang yang hampa tak akan bergema
Musik yang mengalun tak akan berirama
Mencaci yang bisu ditelan ombak
Rasa yang emas kini berkerak
Dunia tak lagi berseri
Bila ada kau seekor yang sudi hisap darahku,
hisaplah sampai titik terhabisnya.
Aku ikhlaskan seluruhnya kepadamu.
Karna aku ini adalah yang sudah lelah menopang
ribuan kata dalam benak
yang tak berkesempatan diucapkan.
Bila ada kau seorang yang sudi dan berkenan,
hunuslah aku dengan belati tajam
seperti domba pada makan malam.
Aku ikhlaskan seluruhnya kepadamu.
Karna dengan begitulah aku habis waktu
atas rindu yang patah arang,
atas cinta yang dicampakkan,
atas dinding dari perbedaan keyakinan.
Komentar
Posting Komentar